Langsung ke konten utama

SUBJECT,VERB,COMPLEMENT & MODIFIER


SUBJECT,VERB,COMPLEMENT & MODIFIER



1. Definisi

a. SUBJECT

Subject adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verbs of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Subject complement terbagi menjadi tiga yaitu: predicate adjective (subjek dihubungkan dengan adjective), predicate noun (subjek dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
complete subject pada dasarnya dibangun oleh satu atau lebih noun atau pronoun dengan/tanpa tambahan modifier(s) yang dapat berupaarticle (the, an, an), adjective, dan prepositional phrase. Adapun gerund dan infinitive dapat pula menempati posisi subjek.
Simple subject berupa noun atau pronoun tunggal, dengan mengesampingkan modifier(s)-nya. Sedangkan simple predicate berupa verb ataucompound verb tunggal.

b. VERB
Verb (kata kerja) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Verb merupakan satu dari delapan part of speech.
Kata kerja bahasa Inggris tidak selalu berbentuk simple (satu kata), melainkan mungkin berupa frasa hasil kombinasi dengan particle ~ phrasal verb (get in, make up, read over).
Macam – macam verb :
Beberapa macam dan contoh verb antara lain sebagai berikut.
  • Transitive dan Intransitive: Transitive diikuti direct object (contoh kalimat: The boy kicked the ball), sedangkan intransitive tidak
(contoh kalimat: Cheryl often sneezes while cleaning).
  • Regular dan Irregular: Pada bentuk regular, past tense dan participle didapat dengan menambahkan suffix-ed pada base form sedangkan pada irregular, caranya lebih bervariasi.verb
  • Action dan Stative: Action (eat, play) menyatakan bahwa sesuatu terjadi, sedangkan stative (love, need) menyatakan kondisi yang cenderung tetap.
  • Finite dan Non-Finite: Finite dipengaruhi tense dansubject-verb agreement, sedangkan non-finite tidak.
  • Linking Verb: menghubungkan subject of a sentencedengan deskripsinya
  • Causative: Kata kerja untuk menunjukkan bahwa subjek tidak bertanggungjawab langsung terhadap aksi yang terjafi
contoh kalimat: I had my house renovated last week).
  • Auxiliary VerB. Auxiliary merupakan kata kerja yang muncul sebelum main verb (kata kerja utama). Kata kerja bantu ini dapat dibedakan menjadi:
  • primary auxiliary (be, do, have): menguatkan makna kata kerja utama
  • modal (can, could, may, might, will, would, shall, should, must): mengekspresikan willingness (kemauan), ability (kemampuan), necessity (kebutuhan), dan possibility (kemungkinan).
  • phrasal modal (be able to, be going to, ought to, used to, etc): modal verb yang terdiri dari lebih dari satu kata.
c. COMPLIMENT
Complement adalah noun, pronoun, adjective atau konstruksi lain yang berakting seperti noun atau adjective yang berfungsi mendeskripsikan atau merujuk kepada direct object (DO).  Hanya transitive verb yang dapat memiliki object complement. Selain menerangkan object of verb, objek ini juga dapat mengikuti object of preposition.

d. MODIFIER
Modifier adalah kata, phrase, atau clause yang berfungsi sebagai adjective atau adverb yang menerangkan kata atau kelompok kata lain.
2. Contoh Kalimat
a. Subject Complement
Subject complement  adalah noun, pronoun, adjective, atau konstruksi lain (berperan sebagai noun atau adjective) yang mengikuti verb of being atau linking verb serta berfungsi menerangkan atau merujuk subjek kalimat.
Subject complement terbagi menjadi tiga yaitu : predicate adjective (subjek dihubungkaan dengan adjective), predicate noun (subject dihubungkan dengan noun), dan predicate pronoun (subjek dihubungkan dengan pronoun).
Contoh Kalimat Subject Complement
Keterangan


Mr. Mamat was a greatheadmaster.
headmaster (predicate noun) = menerangkan subjek (Mr. Mamat);a, great = modifier yang menerangkan headmaster; a great headmaster = noun phrase






That lady is very beautiful.
beautiful (predicate adjective) = menerangkan subjek (lady); very = modifier yang menerangkan bautiful;that lady = noun phrase





These are yours
yours (predicate pronoun) = menerangkan subjek (this);  these =demonstrative pronoun




The noodle tasted delicious
delicious (predicate adjective) = menerangkan subjek (noodle); the noodle = noun phrase




My favourite activities areshopping and traveling.
Shopping, traveling (gerund) = menerangkan subjek (activity); my favourite activity = noun phrase




His dream is to win a cooking contest.
to win a cooking contest (infinitive) = menerangkan subjek (dream); his dream = noun phrase






b. Verb Complement
Verb complement adalah direct object (DO) atau indirect object (IO) dari suatu action verb. Objek-objek tersebut dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting seperti noun, seperti: gerund, infinitive, dan noun clause.
Contoh Kalimat Verb Complement
Direct Object
Indirect Object


my boss paid me two thousand dollars.
noun phrase
pronoun


I love swimming
gerund


she wanted to go
infinitive


He discovered that creating a website is quite easy.
noun clause


c. Complement
  • The naughty boys called Rezky madman to make him angry
  • I found the question easy
  • He drives me crazy
  • He discovered that creating a website is quite easy
  • She wanted to go.
d. Modifier
  • She found a letter put on my bag
  • She swims so beautifully
  • The book that he has read is very interesting
  • When you went to te grocery, he came

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IMPLEMENTASI KEGUNAAN ALGORITMA DSE,RSA DAN PGP PADA BIDANG KEAMANAN DATA      Kriptografi adalah ilmu yang mempelajari tentang proses pengaman data atau dalam arti sebenarnya kriptografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menjaga rahasia suatu pesan,agar isi pesan yang disampaikan tersebut aman sampai ke penerima pesan. Kriptografi merupakan teknik pengamanan informasi yang dilakukan dengan cara mengolah informasi awal (plainteks) dengan suatu kunci tertentu menggunakan suatu metode enkripsi tertentu sehingga menghasilkan suatu informasi baru (Chiperteks) yang tidak dapat dibaca secara langsung. Chiperteks dapat dikembalikan menjadi informasi awal (plainteks) melalui proses deskripsi.     DES    Algoritma DES merupakan algoritma standar untuk kriptografi simetri. DES beroperasi pada ukuran blok 64-bit. DES mengenkripsi 64 bit plainteks menjadi 64 bit chiperteks dengan menggunakan 56 bit kunci internal. Kunci ...

ACL (Audit Command Language)

ACL (Audit Command Language) Pengertian ACL : ACL (Audit Command Language) merupakan salah satu computer assisted audits tools (CAAT) atau alat bantu audit berbasis komputer yang dapat digunakan oleh auditor, akuntan, eksekutif, dan analis data untuk mendeteksi kesalahan dan kecurangan. ACL memungkinkan penggunanya untuk menganalisis data dari bermacam-macam format ataupun platform. Pengguna dapat menggunakan ACL untuk menganalisis berbagai macam data yang ada di perusahaan, misal data penggajian (payroll), piutang (account receivable), utang (account payable), dll. Selain itu ACL memungkinkan pengguna mengolah data dalam volume yang sangat besar, sehingga kinerja dari pengguna dapat sangat efisien dan efektif. Sejarah ACL : Dikembangkannya ACL ini dimulai pada tahun 1970-an oleh Prof Hart J. Will. Sedikit mengenal Hart. Nama lengkapnya adalah Harmut (Hart) J. Will. Beliau adalah seorang Profesor Emeritus Akuntansi, Auditing dan Sistem Informasi manajemen di Sekolah A...

Pernyataan Pentingnya bahasa inggris dalam jurusan system informasi

Pentingnya bahasa inggris dalam jurusan system informasi karena Bahasa Inggris memiliki peran vital dalam semua aspek kehidupan, khususnya dalam sains dan teknologi. Selain itu, dapat digunakan untuk mengembangkan hubungan dalam forum internasional, sebagai bahasa global atau universal, Bahasa Inggris tidak hanya memungkinkan kita untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan setiap orang di seluruh dunia, tetapi juga bisa mengubah kehidupan kita menjadi lebih baik. Sebagai sarana komunikasi global, Bahasa Inggris harus dikuasai secara aktif baik lisan maupun tulisan. Tidaklah mustahil perkembangan teknologi yang semakin pesat menuntut kita untuk lebih proaktif dalam menanggapi arus informasi global sebagai aset dalam memenuhi kebutuhan pasar. Ketatnya persaingan perusahaan-perusahaan asing di indonesia sehingga penggunaan bahasa internasonal seperti bahasa inggris sudah sangat tersebar luas, tentunya untuk para calon entrepreneur dan pencari kerja sudah menjadi suatu keharusan...